Bisnis Rental Mobil dan Shuttle Terdampak Wabah Virus Corona

Bisnis Rental Mobil dan Shuttle Terdampak Wabah Virus Corona 1

Merebaknya kasus virus corona turut mempengaruhi bisnis rental mobil dan shuttle di Kota Semarang. Agung Hascaryo (42), pemilik rental mobil Big Benjaya mengatakan mengalami penurunan pemesanan untuk penggunaan kendaraan di rental mobil miliknya.

“Di awal bulan Maret volume pemesanan masih stabil dan dan reservasi masih berjalan. Tepat tanggal 16 Maret ketika pemerintah positif menganjurkan mengurangi aktivitas diluar rumah, barulah berdampak terhadap pemesanan penggunaan kendaraan di rental mobil kami,” tutur Agung, kepada Tribun Jateng, Minggu, (22/3/2020).

Ditambahkannya, dengan adanya kebijakan ini juga membuat para pemesan di rental mobil Big Benjaya memilih melakukan pembatalan pesanan.

“Sekira 80 persen pelanggan kami memilih untuk membatalkan pesanannya untuk beberapa waktu kedepan, hanya ada beberapa saja yang masih on schedule di rental mobil kami,” imbuhnya.

Pembatalan pemesanan di rental mobil Bigben Jaya di dominasi oleh pemesanan dari pihak perusahaan (corporate) dan perorangan.

Meskipun dengan adanya kebijakan ini membuat bisnis rental mobilnya mengalami penurunan yang signifikan, namun pihaknya menghormati dan memahami serta mendukung kebijakan tersebut, mengingat kebijakan tersebut dibuat untuk kebaikan semua pihak.

Hal senada juga dialami bisnis shuttle Cititrans Semarang.

Tim Leader Cititrans Semarang, Ratri Nur Kholifah (23), mengatakan dengan adanya kebijakan Pemerintah untuk melakukan social distancing tersebut, membuat terjadinya penurunan jumlah penumpang hingga 50 persen di Cititrans.

“Penurunan jumlah penumpang ini sudah mulai terasa sejak 17 Maret lalu,” ucap Ratri.

Sedangkan untuk bisnis shuttle, Ratri belum bisa mengetahui untuk kedepannya apakah terdapat penumpang yang melakukan pemesanan di Cititrans, sebab biasanya pengguna transportasi ini memilih untuk melakukan pemesanan H-1 sebelum keberangkatan atau bahkan pada hari-H keberangkatan.

“Memang dengan adanya kebijakan ini sangat berpengaruh sekali bagi perusahaan yang bergerak dalam bidang pelayanan transportasi seperti kami ini,” tambahnya.

Ratri pun berharap agar kedepannya terdapat kebijakan yang lebih baik khususnya bagi bisnis yang bergerak dalam pelayanan transportasi dan bagi masyarakat umum. (Ute)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Bisnis Rental Mobil dan Shuttle Terdampak Wabah Virus Corona.

Penulis: Ruth Novita Lusiani
Editor: Galih Permadi

Berbagi itu indah: